Lirik Terjemahan OST Drakor 18 Again dan Spoiler yang Bakal Membuatmu Baper dan Meleleh
Senin, 16 November 2020
Tulis Komentar
Berkisah tentang kehidupan rumah tangga Hong Dae-young yang diperankan oleh Yong Sang-hyun dan Jung Da-jung dibawakan oleh Kim Ha-neul. Mereka adalah pasangan suami istri yang telah menikah belasan tahun. Saling mencintai sejak duduk di bangku SMA.
Pada masa SMA Dae-young adalah kapten basket dengan prestasi membanggakan. Pemandu bakat dari universitas ternama sudah mengincarnya. Di saat hari terpenting untuk menentukan apakah ia bisa mendapatkan beasiswa penuh lewat jalur prestasi olahraga, Da-jung, sang pujaaan hati, mengabarkan bahwa dirinya mengandung buah hati mereka.
Dae-young tentu saja dilema. Masa depan cerah ada di depan mata, tetapi ia sadar harus bertanggungjawab atas perbuatan terlarang yang dilakukannya dengan Da-jung. Pada akhirnya ia memilih melempar bola di tangannya, keluar dari lapangan dan mengejar perempuan yang dicintainya.
18 tahun kemudian, rumah tangga Dae-young dan Da-jung mengalami prahara. Awalnya hanya ribut-ribut kecil, tetapi sebuah peristiwa besar di sebuah reuni SMA menghancurkan semuanya. Dae-young terus disindir sebagai sosok yang tak mapan oleh teman-teman SMA-nya merasa malu akan kehidupan yang dijalaninya. Ia terus menenggak minuman keras hingga hilang kesadaran
Saat dalam kondisi mabuk, ia mengeluarkan unek-unek di dalam hatinya. Betapa ia merasa menyesal telah menikahi istrinya. Andai saja ia memilih basket mungkin hidupnya akan berbeda. Sang istri yang juga hadir di acara berusaha menenangkan Dae-young, namun laki-laki itu terus melantur.
Da-jung merasa sangat kecewa mendengar celotehan suaminya. Apalagi jika mengingat selama ini ia sudah berusaha sekuat tenaga menjadi istri dan ibu yang baik, sementara suaminya tak banyak membantunya. Akhirnya Da-jung memutuskan untuk mengurus perceraian mereka. Selama proses tersebut, Dae-young tinggal di rumah sahabatnya yang kaya raya.
Dae-young tak paham kenapa istrinya menggugat cerai. Ia pikir setelah berhasil mendapatkan promosi dari kantornya, sang istri akan kembali luluh. Namun sayangnya promosi yang dijanjikan oleh direktur perusahaannya hanyalah isapan jempol. Pengabdiannya selama 17 tahun tak dianggap oleh direkturnya. Dae-young meradang dan memilih keluar.
Ia merasa marah dan berpikir hidupnya benar-benar sudah hancur. Berandai-andai hidup bisa terulang kembali. Ia pun melangkahkan kakinya ke gedung SMA tempatnya bersekolah dulu. Di sana ia bermain basket sendirian. Sambil mengenang masa-masa kejayaan dan keruntuhannya.
Tiba-tiba listrik padam. Seketika kembali menyala, ia tak sadar kalau telah berada dalam tubuh yang berbeda. Di tengah perjalanan pulang, ia mampir ke sebuah toserba. Di sana ia menemukan fakta bahwa anak gadisnya, Hong Shi-a, bekerja sebagai pegawai paruh waktu sebagai kasir.
Dae-young yang belum sadar kalau telah berubah postur tubuh mengomeli anak perempuannya. Shi-a tentu saja bingung ada anak sebaya yang mengomelinya. Dae-young juga merasa bingung karena anaknya tak mengenali dirinya. Barulah ketika matanya melihat ke pintu kaca toserba, ia kaget bukan main.
Di sinilah awal cerita 18 Again menjadi lebih seru. Awalnya Dae-young berpikir ini adalah kesempatan untuk meraih masa-masa emasnya yang sempat hilang. Namun kemudian ia justru menyadari banyak hal, betapa selama ini ada jarak yang sangat jauh antara dia dan anak-anaknya. Ia pun mengambil momen tersebut untuk bisa lebih dekat dengan kedua anak kembarnya.
Ia jadi tahu apa impian putrinya. Ia pun jadi tahu bahwa anak lelakinya, Hong Shi-woo, ternyata mengalami perundungan di sekolah. Dae-young menjadi teman terbaik bagi kedua anaknya. Di sisi lain, Da-jung baru menyadari setelah perceraiannya betapa ada banyak perhatian-perhatian kecil dari sang suami yang selama ini luput dari matanya. Selama ini yang tertangkap hanya hal-hal buruk. Baru setelah mereka terpisah, banyak hal-hal baik yang teringat.
Da-jung menyadari seandainya komunikasi di antara dirinya dan Dae-young bisa terjalin lebih baik, perceraian tak seharusnya terjadi. Namun ia pun merasa jengkel dengan Dae-young yang tiba-tiba menghilang. Tanpa ia sadari bahwa sebenarnya Dae-young selalu berada di dekatnya dalam tubuh berbeda, hadir sebagai Go Woo-young.
Itulah sedikit gambaran tentang alur cerita 18 Again. Apakah Dae-young akhirnya akan kembali bersama Da-jung seperti di film aslinya? Atau justru akan ada twist ending khas drakor yang kadang bikin sebel tapi ngangenin? Cuzz tonton saja sendiri, pals.
Namun hati-hati jangan sampai kesengsem sama Lee Do-hyun yang memerankan Dae-young muda alias Go Woo-young ya, wkwk. Kuakui kualitas akting Do-hyun nggak kalah sama Zac Efron di film yang jadi inspirasi drakor ini. Memerankan bapak yang terjebak dalam tubuh masa remajanya jelas sebuah hal menantang, dan Do-hyun nails it!
9 OST Drakor 18 Again dan Artinya :
1. The Only One
Soundtrack part 1 dari drama keluarga dengan sentuhan fantasy ini yaitu The Only One. Dibawakan oleh SOYOU dengan suaranya yang sangat lembut. Menceritakan betapa di dalam hidup pasti ada satu orang penting yang selalu memberikan dukungan terbaik untuk kita. Dialah, pasangan hidup kita. Sayang terkadang kita tanpa sengaja menyakiti hatinya dan melupakan hal-hal baik yang dilakukannya.
2. Hello
Di antara 9 original soundtrack yang bisa kita dengar sepanjang drakor ini, Hello adalah lagu yang selalu bisa membuatku meleleh dan bergetar. Padahal aku awalnya nggak paham apa maknanya. Namun Sohyang mampu membawakan lagu ini dengan sempurna. Hingga siapapun yang mendengarkan bisa ikut terbawa dalam suasana sedih.
Setelah aku tahu artinya ternyata lagu ini bercerita tentang kerinduan seseorang akan pasangannya. Betapa saat terpisah jarak dan waktu, kenangan-kenangan baik tentangnya muncul satu per satu. Melebur dalam rindu dan sesal, sebagaimana Da-jung merindukan Dae-young dan sebaliknya.
3. If You
Sejak menobatkan diri menjadi pecinta drama Korea, harus kuakui lagu-lagu pengiringnya selalu dipersiapkan dengan khusus. Tak asal comot dari lagu yang sudah ada. Bahkan beberapa lagu memang sengaja dipersiapkan khusus untuk dramanya. Maka tak heran jika lagu dan dramanya selalu sangat menyatu.
Seperti lagu If You dari Choi Nakta yang sangat manis ini. Mengiringi ketertarikan Ye Ji Hoon terhadap Da-young dengan sangat pas. Seperti isinya yang menceritakan tentang seseorang yang begitu bahagia menemukan sosok impian.
4. One Person
Lagu ini jadi favorit keduaku setelah Hello. Dibawakan oleh Solji, lagu ini menceritakan tentang kesadaran diri saat ada seseorang yang benar-benar berharga bagi kita. Menggambarkan perasaan Dae-young yang baru tersadar bahwa istrinya benar-benar berharga untuk dirinya.
5. How To Love
Sondia membawakan lagu ini dengan sangat manis. Membawa kita ke suasana anak SMA yang sedang berbunga-berbunga karena jatuh hati pada gebetannya. Menjadi soundtrack antara anak Hong Shi-a dengan teman masa kecilnya, Seo Ji-ho. Eits, hayo siapa yang saat denger lagu ini jadi ingat gebetan masa SMA? Hehehe.
6. Moments Make Memories
Setiap momen dalam hidup selalu menghasilkan kenangan-kenangan, baik itu indah atau buruk, akan selalu membuat hidup kita terasa lengkap. Seperti itulah pesan yang ingin disampaikan oleh Jukjae di lagu Moments Make Memories.
Selain mengisahkan tentang kisah cinta Dae-young dan Da-jung, lagu ini ternyata juga menjadi soundtrack bagi Ji-ho yang sangat mengidolakan Dae-young. Tumbuh sebagai anak tanpa bapak, Dae-young mampu menjadi figur ayah bagi Ji-ho.
7. Somebody
Paling gampang mengartikan lagu ini soalnya full in English, hehe. Clara C lewat lagu ini seakan-akan ingin menyuarakan hati Dae-young yang menyesal karena telah menyakiti hati istri dan anak-anaknya.
8. If We Love Again
Ini adalah satu-satunya soundtrack yang dibawakan oleh pemeran utama drama ini, Yong Sang-hyun. Boleh juga suaranya, hehe. Lagu ini menjadi memori indah tentang ayahnya bagi Hong Shi-a.
Saat Woo-young membawakan lagu ini di delam kelas, Shi-a menjadi teringat saat ayahnya menyanyikan lagu ini untuknya. Shi-a nggak tahu aja kalau Woo-young sebenarnya sang ayah yang sedang terjebak di tubuh remajanya.
9. First Time
Ini adalah soundtrack terakhir dari 18 Again yang dibawakan oleh Every Single Day. Soundtrack berbahasa Inggris kedua dari drama ini mengingatkanku pada lagu-lagu band tahun 90an. Kalau baca arti lagu ini, bau-baunya sih bakalan happy ending ya dramanya. Semoga saja…
Menonton drakor ini membuatku teringat salah satu quotes dalam film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini. Bahwasanya tak ada keluarga yang sempurna. Pasti ada konflik, pasti ada prahara. Namun di setiap konflik dan prahara itulah, kita belajar untuk saling menguatkan satu sama lain.
Buat kalian yang suka dengan drama bergenre keluarga semacam Go Back Couple atau Familiar Wife, 18 Again wajib banget buat ditonton. Apalagi nontonnya sama pasangan, kek aku sama suami, seru deh! Serunya karena kita bisa lirik-lirikan biar nggak saling ketahuan kalau lagi menitikkan air mata karena terbawa cerita, wkwkw.
Ada banyak hikmah tentang pernikahan dan keluarga yang bisa diambil dari drakor 18 Again. Pesan penting, selalu siapkan tisu karena banyak hal yang bakal bikin kita mimbik-mimbik haru. Btw, ada yang sudah nonton drakor ini? Paling suka sama soundtrack yang mana nih?


Belum ada Komentar untuk "OST Drakor 18 Again dan Spoiler yang Bakal Membuatmu Baper dan Meleleh"
Posting Komentar